Safe and SecureUpdate News

Antisipasi Mudik Lebaran 2026: Masjid hingga Rest Area Disiapkan sebagai Titik Istirahat Pemudik

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, pemerintah menyiapkan masjid, rest area, dan fasilitas publik lainnya sebagai titik istirahat strategis

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, pemerintah Indonesia mulai memperkuat rencana strategis guna memperlancar arus mudik yang diprediksi akan melibatkan puluhan juta pemudik. Salah satu fokus utama adalah menyediakan titik-titik istirahat yang aman dan nyaman di sepanjang jalur utama mudik, termasuk memanfaatkan masjid sebagai area singgah sementara.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa kesiapan ruang istirahat menjadi aspek penting dalam pengaturan arus mudik agar pengemudi dan penumpang bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Ia mengingatkan bahwa aktivitas di jalan yang panjang dapat menyebabkan kelelahan dan meningkatkan risiko kecelakaan jika istirahat tidak cukup.

Salah satu usulan yang mencuat adalah menjadikan masjid di sepanjang jalur mudik sebagai titik istirahat nonformal. Selain menjadi tempat ibadah, masjid biasanya memiliki lahan parkir cukup, area teduh, serta ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk berhenti sejenak, minum, atau meluruskan kaki. Peran takmir masjid penting dalam membantu mengatur keberadaan kendaraan dan pemudik yang singgah.

Selain itu, rest area di ruas jalan tol turut diperkuat, baik dari sisi kapasitas parkir maupun fasilitas pendukung seperti toilet bersih, area makan, lokasi bermain anak, hingga pos kesehatan. Pemerintah juga berkoodinasi dengan operator jalan tol untuk memastikan rest area dapat menampung lonjakan kendaraan selama puncak arus mudik.

Tak hanya di luar tol, titik istirahat strategis juga direncanakan di jalur arteri utama antarprovinsi, terutama pada lokasi yang selama ini sering mengalami kepadatan. Titik-titik ini dirancang agar dapat melayani pemudik yang memilih rute alternatif atau yang tidak menggunakan jalan tol.

Read More  Sebelum Beli Mobil Listrik, Pahami Dulu Teknologi, Biaya, dan Risiko yang Mungkin Ditanggung

Kementerian Perhubungan bersama kementerian dan lembaga terkait — seperti Kementerian Agama, Kepolisian, dan Dinas Perhubungan daerah — menyusun panduan terpadu bagi titik-titik fasilitas istirahat, mencakup aspek keselamatan, kesehatan, serta kebutuhan spiritual. Dengan demikian, pemudik tidak hanya mendapatkan fasilitas rehat yang aman dan nyaman, tetapi juga layanan yang mendukung ibadah selama perjalanan.

Strategi ini diharapkan mampu mengurangi angka kecelakaan akibat kelelahan pengemudi dan memberikan pengalaman mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi jutaan masyarakat Indonesia pada Lebaran 2026.

Back to top button